5 Slytherin yang sebenarnya tidak jahat



Seperti yang kita tahu penghuni asrama Slytherin hampir semuanya punya sifat jahat dan ambisius. Hal ini sangat berlawanan dengan sifat dari Gryfindor Sehingga kedua asrama ini sering kali berada dalam perselisihan. Salah satu asrama dari Hogwarts di film Harry Potter ini ternyata memiliki segelintir siswa yang tidak semuanya jahat.


Seperti 5 tokoh dibawah ini : 


1. Severus Snape



Tak dipungkiri bahwa Snape adalah tokoh yang sebenarnya baik dan menyayangi Harry, walau ia tak menunjukkannya. Masa kecil Snape tidak terlalu menyenangkan, dirinya sering dianiaya oleh ayahnya. Setelah Snape kenal dengan Lily Evans, mereka akhirnya menjadi teman dan bersekolah di Hogwarts. 


Persahabatan mereka berdua sirna saat Lily mulai dekat dengan James Potter dan terpisah asrama dengan Snape. Lily disortir ke Gryffindor, sementara Snape dimasukkan ke Slytherin. Kesetiannya saat ia sudah menjadi salah satu guru di Hogwarts selalu dipertanyakan. Voldemort dan Dumbledore sama-sama menganggap Snape setia pada mereka. Padahal, tujuan Snape membunuh Dumbledore memang atas perintah Dumbledore itu sendiri. Snape berjanji pada dirinya sendiri untuk selalu melindungi Harry walaupun dirinya harus mati. Hidupnya berakhir saat ia dibunuh oleh salah satu Horcrux Voldemort, yakni Nagini.


 2. Regulus Black



Salah satu anggota Death Eater Voldemort yang cukup setia ini ternyata diam-diam membelot. Slytherin yang satu ini secara diam-diam menukar Horcrux Voldemort yang asli ke yang palsu, berupa liontin Slytherin. Ia pun memberikan liontin yang asli itu kepada peri penjaga rumahnya. Tetapi sayangnya ia harus tewas terbunuh oleh perangkap yang dipasang Voldemort untuk menjaga salah satu Horcruxnya itu.



3. Horace Slughorn



Asal mula dimana Voldemort, atau Tom Marvolo Riddle mengetahui cara pembuatan Horcrux, yakni dengan membunuh seseorang, maka nyawanya akan masuk ke dalam benda-benda yang dipilihnya. Mantan kepala asrama Slytherin, Horace Slughorn lah yang telah memberikan informasi kepada Tom yang masih remaja, mengenai Horcrux.


Walaupun ia sebenarnya tidak tahu dan menganggap Tom adalah murid Slytherin yang berprestasi. Slughorn adalah salah satu Slytherin yang baik, dan lebih memilih setia pada Albus Dumbledore.




4. Argus Filch



Filch adalah seorang Squib yang bekerja sebagai penjaga di Hogwarts. Tingkah dan perilakunya sering tidak disukai oleh sejumlah murid. Ia sendiri termasuk tergabung dalam asrama Slytherin. Walaupun itu, ia tak pernah berhubungan dengan Death Eater.



5. Draco Malfoy



Sebenarnya dari seluruh villain di daftar, putra Lucius dan Narcissa Malfoy ini bisa dikatakan adalah yang lemah tingkat keberbahayaannya. Ya memang, ia menyebalkan, belagu dan terkadang membahayakan Harry dan teman-temannya. Tapi, tidak seperti villain lainnya, ia masih memiliki hati nurani. Bahkan setelah menjadi Death Eater pun, ia masih sering berperang dengan apa yang menurutnya baik dan apa yang menurutnya buruk.


Lagipula jika misalkan Draco adalah sosok yang jahat dan sudah tidak mempunyai hati nurani lagi, pastinya Dumbledore di kisah Harry Potter and the Half-Blood Prince, sudahlah tewas di tangannya. Di akhir pertempuran pun, Draco akhirnya memilih berteman dengan Harry dan teman-temannya.


 

Itu dia 5 Slytherin yang punya sifat baik, walaupun tidak sepenuhnya.


Bonus Pict :







                (Death Eater)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Potret 5 Aktor Cilik pemeran Film anak-anak yang kini Sudah Dewasa

5 Gryffindor yang sebenarnya Jahat

5 Film Natal anak-anak PilihanTerbaik yang mungkin belum kamu tonton